Bab 8 dan 9 Desentralisasi atau otonomi daerah dalam konteks negara republik indonesia.
TUGAS PPKN
Tugas 1
Bab 8 .)
Desentralisasi adalah penyerahan Kekuasaan Pemerintahan oleh Pemerintah Pusat kepada daerah otonom berdasarkan Asas Otonomi. pengertian ini sesuai dengan Undang-undang nomor 23 tahun 2014. Dengan adanya desentralisasi maka muncul otonomi bagi suatu pemerintahan daerah. Desentralisasi sebenarnya adalah istilah dalam keorganisasian yang secara sederhana di definisikan sebagai penyerahan kewenangan. Dalam kaitannya dengan sistem pemerintahan Indonesia, desentralisasi akhir-akhir ini sering kali dikaitkan dengan sistem pemerintahan karena dengan adanya desentralisasi sekarang menyebabkan perubahan paradigma pemerintahan di Indonesia. Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa desentralisasi berhubungan dengan otonomi daerah. Sebab, otonomi daerah merupakan kewenangan suatu daerah untuk menyusun, mengatur, dan mengurus daerahnya sendiri tanpa ada campur tangan serta bantuan dari pemerintah pusat. Adanya desentralisasi akan berdampak positif pada pembangunan daerah-daerah tertinggal dalam suatu negara hingga daerah otonomtersebut dapat mandiri dan secara otomatis dapat memajukan pembangunan nasional.
Bab 9.
Bhinneka Tunggal Ika diambil dari bahasa Jawa Kuno yang merupakan semboyan bangsa yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Semboyan ini yang menjadi alasan dari kokohnya Integrasi Nasional yang ada di Negeri ini. Menjaga Integrasi Nasional merupakan hal penting yang harus tetap dilaksanakan dari tahun ke tahun, bahkan abad ke abad. Integrasi Nasional harus dijaga karena bangsa Indonesia merupakan bangsa yang berisikan beraneka ragam kebudayaan, suku, dan ras. Yang jika kita tidak berusaha menjaga seluruh komponen selaras dengan tujuan bangsa, maka dapat menyebabkan perpecahan, dan perpecahan itu akan membawa dampak negatif yang besar terhadap kedaulatan bangsa Indonesia. Maka dari itu, pada pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Integrasi Nasional dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi satu kesatuan komponen pembelajaran. Dengan tujuan siswa dapat menganalisis indikator ancaman terhadap negara dalam membangun integrasi nasional dengan bingkai BhinnekaTunggal Ika, menyaji hasil analisis tentang indikator ancaman)
TUGAS 2
#ancaman
1. Cinta tanah air
Mengenal serta mencintai tanah air agar selalu waspada dan siap membela tanah air Indonesia pada segala bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang bisa membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara. Indikator cinta tanah air meliputi:
● menjaga tanah air dan pekarangan serta seluruh ruang wilayah Indonesia.
Mengenal serta mencintai tanah air agar selalu waspada dan siap membela tanah air Indonesia pada segala bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang bisa membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara. Indikator cinta tanah air meliputi:
● menjaga tanah air dan pekarangan serta seluruh ruang wilayah Indonesia.
● bangga menjadi bangsa Indonesia
● menjaga nama baik bangsa serta negara Indonesia
● memberi kontribusi dan kemajuan terhadap bangsa dan negara Indonesia
● mencintai produk dalam negeriserta budaya, dan kesenian Indonesia.
2. Kesadaran berbangsa dan bernegara
2. Kesadaran berbangsa dan bernegara
Sadar sebagai warga bangsa negara Indonesia dalam bentuk tingkah laku, sikap, dan kehidupan pribadi agar bisa bermasyarakat sesuai dengan kepribadian bangsa. Indikator nilai kesadaran berbangsa dan bernegara meliputi:
● Mempunyai kesadaran keragaman budaya, suku, agama, bahasa dan adat istiadat.
● Mempunyai kesadaran keragaman budaya, suku, agama, bahasa dan adat istiadat.
● Melakukan hak dan kewajiban sebagai warga negara sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
● mengenal keragaman individu di rumah serta di lingkungannya.berfikir, bersikap serta berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia.
●berpartisipasi dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara.
3. Yakin akan Pancasila
Pancasila adalah pedoman dan pandangan hidup bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional walaupun berbeda suku, ras dan agama. Rasa yakin terhadap Pancasila sebagai ideologi negara yang sah dicapai dengan menumbuhkan kesadaran:
- yang didasari Pancasila,
- pada kebenaran (NKRI) negara kesatuan republik Indonesia
- bahwa dengan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, negara bangsa Indonesia tetap jaya
- setiap perbedaan pendapat pada kehidupan berbangsa dan bernegara bisa diselesaikan dengan cara musyawarah dan mufakat,
- bahwa Pancasila bisa membentengi mental dan karakter bangsa dalam menghadapi ancaman baik dari dalam dan luar negeri.
Nilai yakin terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa meliputi:
● memahami nilai-nilai Pancasila.
● memahami nilai-nilai Pancasila.
● mengamalkan Pancasila pada kehidupan sehari-hari.
● menjadikan Pancasila sebagai pemersatu bangsasenantiasa mengembangkan nilai Pancasila
● setia pada Pancasila serta meyakini sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4. Rela berkorban
Rela berkorban demi bangsa dan negara. Bersedia mengorbankan waktu, tenaga, pikiran serta harta benda untuk kepentingan umum hingga pada saatnya nanti siap mengorbankan jiwa raga bagi kepentingan bangsa dan negara. Rrela berkorban bagi bangsa dan negara yaitu meliputi:
● bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan fikiran demi kemajuan bangsa dan negara.
4. Rela berkorban
Rela berkorban demi bangsa dan negara. Bersedia mengorbankan waktu, tenaga, pikiran serta harta benda untuk kepentingan umum hingga pada saatnya nanti siap mengorbankan jiwa raga bagi kepentingan bangsa dan negara. Rrela berkorban bagi bangsa dan negara yaitu meliputi:
● bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan fikiran demi kemajuan bangsa dan negara.
● siap membela bangsa dan negara dari berbagai ancaman.
● Mempunyai kepedulian terhadap keselamatan bangsa dan negara.
● Mempunyai jiwa patriotisme terhadap bangsa dan negaranya.
● mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di daripada kepentingan pribadi atau golongan.
5. Kemampuan awal bela negara
1. secara psikis mempunyai sifat disiplin, ulet, mentaati segala peraturan undang-undang yang berlaku, percaya terhadap kemampuan diri sendiri, tahan uji, pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan guna mencapai tujuan nasional.
5. Kemampuan awal bela negara
1. secara psikis mempunyai sifat disiplin, ulet, mentaati segala peraturan undang-undang yang berlaku, percaya terhadap kemampuan diri sendiri, tahan uji, pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan guna mencapai tujuan nasional.
2.secara fisik mempunyai kondisi kesehatan dan keterampilan jasmani yang bisa mendukung kemampuan awal bela negara yang bersifat psikis.
Indikator nilai mempunyai kemampuan awal bela negara meliputi:
● mempunyai kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan bertahan hidup serta mengatasi kesulitan.
● mempunyai kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan bertahan hidup serta mengatasi kesulitan.
● senantiasa memelihara kesehatan jiwa beserta raganya.
● ulet dan pantang menyerah menghadapi tantangan.
● terus membina kemampuan jasmani serta rohani.
● mempunyai keterampilan bela negara dalam bentuk keterampilan.
TUGAS 3
MEMBUAT POSTER
JUDUL POSTER=
TUGAS 4
#COVID 19
dampaknya=
Masyarakat =-pendapatan pekerjaan berkurang
-orang tidak bisa bersosialisasi
-bekerja dan belajar dilakukan di rumah
Komentar
Posting Komentar